Nasional

Relawan NU Peduli Jawa Tengah Bergerak ke Aceh, Menapak Jejak Sejarah Ratu Kalinyamat

Relawan NU Peduli Jawa Tengah Bergerak ke Aceh, Menapak Jejak Sejarah Ratu Kalinyamat

Aceh, Distingsi.com — Relawan NU Peduli Jawa Tengah diberangkatkan ke Aceh untuk membantu pemulihan masyarakat pasca banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025. Misi kemanusiaan ini tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menegaskan kembali ikatan sejarah dan emosional antara Jawa dan Aceh yang telah terjalin sejak ratusan tahun lalu.

Sejarah mencatat, pada tahun 1551 dan 1574, penguasa Jepara Ratu Kalinyamat mengirimkan bantuan militer besar ke Kesultanan Aceh (Malaka) yang saat itu diserang penjajah Portugis. Armada tersebut terdiri dari sekitar 300 kapal dan 15.000 pasukan, menjadikannya salah satu ekspedisi maritim terbesar di Asia Tenggara pada abad ke-16.
Pengiriman pasukan tersebut tidak terlepas dari hubungan erat Ratu Kalinyamat dengan Aceh. Suaminya, Sultan Hadlirin, diketahui berasal dari Aceh. Upaya itu dilakukan secara total untuk membantu kerajaan yang memiliki ikatan sejarah dan emosional dengannya. Dari peristiwa itulah Ratu Kalinyamat dikenang sebagai ratu maritim terkuat di Jawa.

Berabad-abad kemudian, Aceh kembali menghadapi ujian berat. Banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 berdampak pada 18 kabupaten dan kota. Ribuan rumah warga dilaporkan rusak berat dan hanyut tersapu banjir lumpur serta material kayu, meninggalkan kerusakan yang luas. Hingga kini, sejumlah wilayah masih membutuhkan pendampingan dan pemulihan berkelanjutan.

Menanggapi kondisi tersebut, PWNU Jawa Tengah mengerahkan kader-kader terbaiknya melalui program NU Peduli Jawa Tengah. Pengiriman relawan dilakukan dalam beberapa gelombang untuk memastikan keberlanjutan program pemulihan di daerah terdampak.

Program yang dijalankan meliputi pembangunan kembali masjid dan mushola, pendirian TPQ dan balai pengajian, sekolah darurat, serta layanan trauma healing bagi anak-anak dan masyarakat terdampak bencana.

Ketua PWNU Jawa Tengah KH. Abdul Ghofar Rozin dalam arahannya kepada para relawan menekankan pentingnya menjaga semangat pengabdian dan keikhlasan dalam melayani masyarakat Aceh. Ia menyampaikan bahwa misi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan sejarah, sekaligus wujud nyata persaudaraan antardaerah.

Langkah Relawan NU Peduli Jawa Tengah ini dinilai sebagai simbol keberlanjutan hubungan Aceh–Jawa, dari masa perjuangan melawan penjajah hingga solidaritas kemanusiaan di masa kini. (Hasan)

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan