Temanggung, Distingsi.com — Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menghadiri Haul Al-Maghfurlah KH Abdul Hadi Shofwan ke-39 yang dirangkaikan dengan Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Mu’allimin Jampirejo Temanggung, Rabu (11/2/2026). Kegiatan tersebut digelar mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di kompleks PP Mu’allimin Jampirejo Temanggung, dengan mauidzah hasanah oleh Agus H. Sa’ad Hasany dari Ungaran, Semarang.
Rektor hadir bersama jajaran pimpinan INISNU Temanggung, yakni Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Keaswajaan Andrian Gandi Wijanarko, M.Pd., Wakil Rektor II Bidang SDM dan Kemahasiswaan Dr. Joni, M.Pd.B.I., Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama, Riset, dan Inovasi Dr. Husna Nashihin, M.Pd.I., Wakil Rektor IV Bidang Keuangan dan Pengembangan Aset Eko Sariyekti, M.S.I., serta Dr. Sumarjoko, S.H.I., M.S.I., selaku Dekan Fakultas Syariah, Hukum, dan Ekonomi Islam (FSHEI).
Kehadiran jajaran pimpinan INISNU Temanggung tersebut menjadi bentuk penghormatan dan khidmat akademik kepada sosok KH Abdul Hadi Shofwan, pendiri INISNU Temanggung yang dahulu bernama STAINU Temanggung. Mereka diterima langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Mu’allimin Jampirejo Temanggung Dr. KH. Muhammad Syakur, S.Sy., M.H.
Pengasuh Pondok Pesantren Mu’allimin Jampirejo Temanggung Dr. KH. Muhammad Syakur, S.Sy., M.H., menyampaikan banyak terima kasih kepada Rektor dan seluruh pejabat karena sudah meneruskan perjuangan ayahanda. “Terima kasih, sudah meneruskan perjuangan Bapak (KH Abdul Hadi Shofwan), di INISNU Temanggung,” katanya.
Rektor INISNU Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa almarhum dikenal sebagai ulama kharismatik yang tidak hanya berkiprah dalam dunia pesantren, tetapi juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua PCNU Temanggung dan Ketua PWNU Jawa Tengah.
Dalam suasana penuh kekhidmatan, haul ini menjadi momentum mengenang jasa, perjuangan, dan keteladanan beliau dalam membangun tradisi keilmuan, spiritualitas, dan gerakan ke-NU-an di Temanggung dan Jawa Tengah. Acara yang juga dirangkai dengan Haflah Akhirussanah santri tersebut meneguhkan kesinambungan sanad keilmuan antara pesantren dan perguruan tinggi yang didirikan atas spirit perjuangan para masyayikh.
Rektor INISNU Temanggung menegaskan bahwa kehadiran sivitas akademika dalam haul pendiri merupakan wujud komitmen moral dan historis untuk terus merawat nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah yang diwariskan. “KH Abdul Hadi Shofwan bukan hanya pendiri lembaga, tetapi peletak fondasi visi keilmuan, spiritualitas, dan pengabdian sosial yang hingga kini menjadi ruh INISNU Temanggung,” demikian disampaikan dalam kesempatan tersebut.
Haul ke-39 ini juga menjadi ajang silaturahmi para kiai, alumni, santri, tokoh NU, dan masyarakat luas. Momentum ini diharapkan semakin menguatkan komitmen bersama dalam melanjutkan perjuangan pendidikan Islam yang berakar pada tradisi pesantren dan responsif terhadap tantangan zaman.
Dengan semangat mengenang jasa para pendiri, INISNU Temanggung meneguhkan langkah untuk terus mengembangkan institusi sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, berbasis Aswaja, dan berkontribusi bagi umat, bangsa, dan peradaban. (*)













