SEMARANG, Distingsi.com – LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Media Ma’arif Kuat, Nusantara Hebat” di Kantor Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi publikasi bersama media massa dalam mendukung pendidikan karakter di lingkungan satuan pendidikan Ma’arif.
Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Dr. Fakhruddin Karmani, M.S.I., menegaskan bahwa pelibatan media merupakan bagian penting dalam membangun citra positif lembaga sekaligus memperluas dampak program pendidikan. Menurutnya, selama ini Ma’arif telah dikenal publik berperan aktif dalam memajukan mutu pendidikan di Jawa Tengah melalui 10 program unggulan yang berjalan konsisten dan terukur.
“Ma’arif bukan hanya bergerak di ruang kelas, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan karakter yang kuat. Media memiliki peran strategis untuk menyampaikan praktik baik tersebut kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Fakhruddin menjelaskan, pada periode 2024–2025, kepengurusan masih berada pada tahap transisi, perencanaan, dan pengembangan. Meski demikian, berbagai program telah berjalan dan tahun ini akan semakin diperbanyak serta diperkuat implementasinya di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.
”Para kepala madrasah dan sekolah kita di daerah, dan guru juga turut tahu program dan kegiatan kita lewat publikasi ini, karena kalau mereka sering mengklik berita akan ada notifikasi yang berulang dengan pencarian Ma’arif NU Jateng,” katanya.
Ia juga menyebut, di lingkungan PWNU Jawa Tengah, LP Ma’arif dikenal sebagai lembaga dengan kegiatan paling banyak dan paling aktif, yang tidak lepas dari dukungan publikasi media. “Kegiatan kita masif, dan alhamdulillah selalu dibantu publikasinya oleh rekan-rekan media,” tambahnya.
FGD ini dihadiri 19 media partner dari berbagai platform online/ elektronik dn jug radio. Kehadiran para mitra media diharapkan semakin memperkuat kolaborasi kelembagaan yang berkelanjutan.
Turut menjadi narasumber, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menegaskan bahwa sinergi kolaborasi dengan media merupakan langkah lanjutan dari kerja sama yang telah dirintis sejak 2025. Ia menyampaikan bahwa awalnya kemitraan hanya melibatkan 14 media, dan kini berkembang menjadi 19 media partner.
“Ini bukti bahwa kolaborasi kita bertumbuh. Sinergi media bukan sekadar publikasi seremonial, tetapi bagian dari gerakan literasi dan penguatan narasi pendidikan karakter Ma’arif di ruang publik,” ungkapnya.
Melalui FGD ini, Ma’arif Jateng berharap terbangun komitmen bersama antara lembaga pendidikan dan media massa untuk terus menghadirkan pemberitaan edukatif, inspiratif, dan mendorong penguatan karakter generasi muda di Jawa Tengah.
Selain FGD, kegiatan itu juga dilanjutkan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB), dan diakhiri diskusi serta buka bersama. (*)
Distingsi.com: Menyajikan Fakta dalam Data > Blog > Nasional > Libatkan 19 Media, Ma’arif Jateng Perkuat Pendidikan Karakter berbasis Digital
Libatkan 19 Media, Ma’arif Jateng Perkuat Pendidikan Karakter berbasis Digital
